Pemuda Produktif Harapan Bangsa

Oleh Alya Tsurayya Mumtaz

Selamat Hari Sumpah Pemuda!

Hari ini tepat 92 tahun lalu,pemuda Indonesia dari berbagai daerah dan latar belakang memutuskan untuk bersatu. Membacakan sebuah sumpah, janji mereka pada negeri tercinta. Lantas pertanyaannya adalah, nyaris satu abad berlalu sejak peristiwa itu, apakah kita, sebagai pemuda penerus bangsa sudah lebih baik dibandingkan mereka?

Menurut Undang-Undang No.40 tahun 2009, pemuda adalah warga negara Indonesia berusia 16 sampai 30 tahun yang merupakan periode penting usia pertumbuhan dan perkembangan. Sedangkan menurut hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2019, perkiraan jumlah pemuda di Indonesia sebesar 64,19 juta jiwa. Itu artinya, satu dari empat orang di Indonesia adalah pemuda. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemuda adalah tulang punggung negeri ini. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita sebagai pemuda,berkontribusi dalam berbagai aspek pembangunan negara. 

Presenter berita sekaligus jurnalis Indonesia, Najwa Shihab, juga pernah berkata, “Pemuda hari ini harus turun tangan, berkarya nyata menjawab semesta Indonesia.” Hal itu semakin menegaskan bahwa sudah sepatutnya kita menjadi pemuda pencari solusi dan produktif. Menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi diri sendiri,bahkan orang lain. Namun, di tengah situasi pandemi seperti ini,bagaimana cara kita untuk dapat terus produktif? Berikut adalah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menjadi pemuda yang produktif:

  1. Membuat jadwal kegiatan

Salah satu cara untuk tetap produktif adalah membuat jadwal kegiatan.Jadwal tersebut dapat dibuat secara berkala setiap bulan atau setiap minggu. Dengan membuat jadwal kegiatan, rutinitas akan lebih teratur dan waktu kita menjadi lebih efektif. Sehingga tidak akan ada waktu yang terbuang sia-sia.

  1. Melatih hardskill dan softskill

Baik hardskill maupun softskill keduanya adalah sesuatu yang perlu dilatih. Ada banyak sekali cara melatih hardskill dan softskill di masa pandemi. Misalnya dengan mengikuti pelatihan online, seminar online, atau bergabung dengan organisasi. Membaca buku, menulis, atau membuat konten kreatif juga salah satu cara untuk melatih kemampuan hardskill dan softskill loh.

  1. Memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat

Waktu luang adalah waktu terbaik yang harus dimanfaatkan. Alih-alih menggunakan waktu luang untuk berselancar di sosial media, lebih baik kita memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan yang lebih bermanfaat. Misalnya mendengarkan podcast yang menambah wawasan, membaca buku, atau bahkan berolahraga ringan dengan bermain sepeda atau jogging.

  1. Berani untuk berkompetisi

Meski di tengah pandemi, masih banyak kompetisi yang diselenggarakan berbagai lembaga atau organisasi.Contohnya lomba menulis, lomba membuat video kreatif,atau bahkan lomba matematika, fisika,ekonomi dan masih banyak lagi. Dengan mencoba mengikuti berbagai kompetisi, secara tidak langsung kemampuan kita akan lebih terasah. Selain itu, kita juga bisa mengevaluasi kemampuan kita agar lebih baik lagi.

  1. Jangan lupa beribadah

Terakhir, jangan sampai lupa beribadah. Di tengah kejenuhan selama pandemi  ini, ada baiknya kita selalu ingat untuk beribadah dan berdoa. Agar hati kita semakin tenang dan mantap dalam melakukan aktivitas. Karena pemegang segala takdir kita adalah Yang Maha kuasa.

Ternyata ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menjadi pemuda yang produktif meski di tengah pandemi. Jadi, tunggu apalagi? Ayo, mulai produktif berkarya untuk negeri tercinta!

 

 

Leave A Reply