Menemukan Inspirasi Dunia Literasi

Oleh : Neila Putri Priandika

 

Akhir-akhir ini dunia literasi seakan menjadi pusat perhatian khalayak. Masa pandemi membuat banyak orang menghabiskan waktu dengan menyelami dunia literasi. Entah sekedar membaca berita terkait pandemi, artikel-artikel inspiratif, puisi bahkan cerita-cerita seperti novel dan juga cerpen dijadikan sebagai teman harian bagi mereka-mereka untuk menghilangkan kebosanan ditengah masa karantina.

Seakan tak ingin kehilangan momen, beberapa orang tiba-tiba banting setir menjadi penulis amatir. Mereka menamai dirinya amatir karena mereka hanya menulis sekedar menuangkan perasaan tanpa mendalami dasar-dasar dan aturan-aturan terkait kepenulisan. Namun, tak sedikit pula dari mereka yang mulai serius dan mendalami dunia literasi. 

Permasalahan yang sering dialami oleh para penulis baru adalah ide menulis yang terkadang berhenti ditengah jalan, sehingga tulisan-tulisan yang dihasilkan tak sepenuhnya jadi. Nah, buat kalian para penulis yang baru akan menulis dan sering kehilangan inspirasi ditengah jalan, berikut adalah tips yang bisa kalian terapkan untuk menemukan kembali inspirasi dari dunia literasi.

  1. Buatlah timeline cerita

Timeline adalah sesuatu yang penting dalam dunia kepenulisan. Timeline atau garis waktu ini adalah penggambaran secara singkat tentang apa yang akan kita tulis dari awal sampai akhir. Kadang kala tiba-tiba kita memiliki ide menulis tentang sesuatu, tetapi sampai tengah jalan tiba-tiba kita kebingungan akan membawa tulisan kita kearah mana. Nah, di sinilah kegunaan dari timeline yaitu untuk memberikan gambaran jelas tentang apa yang akan kita tulis pada setiap bab. Sehingga apabila ide hilang di tengah jalan maka kita bisa membuka timeline ini dan mulai menulis sesuai dengan ide yang telah tertuang dalam timeline.

  1. Perbanyak Membaca karya orang lain

Salah satu cara memperkaya ide adalah dengan banyak membaca karya orang lain. Dengan banyak membaca, kita akan semakin banyak memiliki pengalaman dan gambaran-gambaran tentang sesuatu. Secara tidak langsung kita telah berlatih untuk memperkaya kosa kata dan ide-ide dalam cerita. Perlu diingat disini adalah kita boleh terinspirasi dari karya orang lain, tapi kita dilarang untuk memplagiat karya orang lain.

  1. Melihat sekitar

Salah satu yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan inspirasi menulis adalah dengan pengamatan lingkungan sekitar. Sebenarnya apapun yang kita lihat bisa kita jadikan bahan tulisan. Langit atau hujan misalnya, berapa banyak puisi yang tercipta dari langit dan hujan? Banyak sekali. Lihat apa yang ada disekitar, lalu tulislah dengan bahasa yang sederhana.

  1. Tuangkan apa yang dirasakan

Salah satu yang harus dilakukan seorang penulis adalah dengan tetap menulis apapun yang terjadi. Cukup mulai menulis tanpa perlu berpikir apakah tulisan ini bagus atau tidak. Karena ketika kita sudah mendapatkan ide menulis maka kita harus dengan cepat mengikat ide tersebut kedalam tulisan agar tak lekas hilang.

  1. Percaya diri

Salah satu bekal yang harus dimiliki penulis adalah rasa percaya diri. Dengan rasa percaya diri ini kita akan lebih mudah menemukan inspirasi menulis, sebab kita yakin pada diri dan kemampuan kita. Cukup dengan mulai menulis apapun yang terlintas, tulis dengan sederhana, koreksi dan perbaiki. 

 

Setiap orang sebenarnya bisa menjadi penulis. Asalkan kuat tekad dan niat maka bukan mustahil untuk menjadi penulis hebat.

 

 

Leave A Reply