Literasi sebagai Alternatif Merefleksikan Diri

Oleh : Aulia Ramadhani Nur HIdayah

Setiap insan pasti pernah merasakan jenuh atau stres yang tiba-tiba datang. Mengapa? karena rasa tersebut datang ketika manusia berada pada suatu titik yang membuatnya merasa lelah. Beberapa di antaranya adalah stres bisa karena tujuan belum mencapai target, usaha atau kerja keras belum menampaki hasil, ataupun cita-cita yang sudah diimpikan namun belum tercapai.Oleh karena itu, kalian harus mencariĀ  cara yang tepat agar tidak terlalu lama merasakan hal tersebut.

Lalu bagaimana untuk kembali pulih? Jawabannya adalah kalian bisa melakukan refleksi diri. Refleksi diri itu apa? Secara etimologi,refleksi diri adalah merenung atau bermuhasabah, sedangkan secara terminologi, refleksi diri merupakan proses atau cara berpikir tentang pengalaman yang telah dilalui. Tujuannya adalah mengambil pelajaran yang ada dan menyusun rencana untuk kedepannya ingin seperti apa. Sekarang, sudah tau kan betapa pentingnya refleksi diri bagi kita?

Lalu, apa hubungannya dengan literasi? Literasi menjadi salah satu alternatif untuk merefleksikan diri. Berikut beberapa literasi yang dapat menjadi alternatif untuk merefleksikan diri:

  1. Literasi baca tulis

Baca tulis memang bukan hal asing lagi dalam dunia literasi, semua orang pasti pernah lakukan. Literasi baca tulis bisa kamu lakukan saat kamu sedang merefleksikan diri, lho! Kok bisa? Iya, contoh kecilnya saat kamu membaca, bisa saja kamu menemukan hal atau ide-ide baru yang dapat menambah potensi diri kamu. Saat kamu menulis, kamu juga dapat merencanakan hal-hal yang akan kamu lakukan kedepannya dengan lebih mudah.

  1. Literasi numerasi

Dilansir dari kompasiana, literasi numerasi adalah kemampuan untuk mengaplikasikan konsep bilangan dan keterampilan operasi hitung dalam kehidupan sehari-hari serta kemampuan untuk menginterpretasi informasi kuantitatif yang terdapat di sekelilling kita. Salah satu contoh yang dapat kalian lakukan saat merefleksikan diri ialah menghitung waktu dengan baik dengan menerapkan prinsip manajemen waktu yang baik pula.Menghitung waktu yang dimaksud adalah kemampuan kalian dalam mengkalkulasi kegiatan yang akan kalian lakukan kedepannya agar lebih teratur.

  1. Literasi sains

Dilansir dari kompasiana, literasi sains adalah kemampuan untuk memperoleh kemampuan baru, mengambil kesimpulan berdasarkan fakta, dan kesadaran bagaimana sains dan teknologi membentuk lingkungan alam, intelektual, dan budaya, serta kemauan untuk terlibat dan peduli terhadap isu-isu yang terkait sains. Salah satu contoh yang dapat kalian lakukan saat merefleksikan diri yaitu dengan mengevaluasi hal-hal apa saja yang telah kamu lakukan agar kamu dapat menyusun rencana kedepannya dengan lebih baik.

  1. Literasi budaya dan kewargaan

Literasi budaya merupakan kemampuan dalam memahami dan bersikap terhadap kebudayaan Indonesia sebagai identitas bangsa, sedangkan literasi kewargaan adalah kemampuan dalam memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara. Oleh karena itu, salah satu contoh yang dapat kamu lakukan adalah menerima dan beradaptasi dengan lingkungan di sekelilingmu saat ini.

Itu adalah beberapa literasi dari empat literasi dasar yang dapat menjadi alternatif untuk merefleksikan diri. Tentunya, manfaat dari merefleksikan diri sangat banyak sekali, dan salah satunya adalah kita telah membiasakan budaya literasi terhadap diri sendiri. Jadi, buat kalian yang akan merefleksikan diri bisa dicoba alternatifnya. Tetap semangat dan selamat mencoba, yaaa!

 

 

 

Leave A Reply