Jadikan Kegagalan sebagai Guru Terbaik

Oleh : Alya Tsurayya Mumtaz

 

Jika diberikan sebuah pertanyaan sederhana: apakah semua orang pernah gagal? Maka saya berani bertaruh, seluruh manusia pasti akan menjawab pernah. Siapa yang tidak pernah gagal? Bahkan bayi pun pernah gagal. Gagal merangkak misalnya, gagal berdiri, atau gagal berjalan. Apalagi kita sebagai manusia dewasa, lebih banyak lagi kegagalan yang pernah kita alami.

Banyak tokoh-tokoh terkenal yang memulai keberhasilan mereka dari kegagalan. Pikirkanlah, andai kata J.K Rowling menyerah setelah ditolak 12 penerbit buku, mungkin kita tidak akan pernah kenal dengan sosok Harry Potter. Andaikan Walt Disney menyerah seletah ditolak 302 editor, mungkin kita tidak akan pernah menyaksikan film-film kartun mereka. Tetapi pada kenyataannya, mereka tidak menyerah dan terus berjuang untuk bangkit.

Dulu, Thomas Alva Edison, penemu lampu pijar yang mengubah dunia pernah berkata, “Saya bukan gagal 10.000 kali. Saya tidak gagal sekali pun. Saya berhasil membuktikan bahwa 10.000 cara keliru, setelah saya mengetahui hal itu, akhirnya saya menemukan cara yang benar.” Hal ini membuktikan bahwa kegagalan bukanlah hal yang buruk, bodoh, aib, atau memalukan. Melainkan kesempatan emas untuk bangkit. Tokoh-tokoh di atas telah berhasil mengubah kegagalan tersebut menjadi guru terbaik. Bagaimana cara mengubahnya? Berikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengubah kegagalan menjadi guru terbaik:

  1. Mengubah Pola Berpikir

Pertama dan yang terpenting adalah, mengubah pola pikir atau mindset kita dalam memandang arti dari gagal itu sendiri. Karena percaya atau tidak, pola pikir yang buruk justru akan membuat kegagalan—yang seharusnya bisa menjadi peluang keberhasilan—menjadi kegagalan yang sesungguhnya. Atau bahkan akan lebih buruk. Namun sebaliknya, jika mindset di kepala sudah positif kita bisa melihat peluang-peluang dan alternatif yang baru.

  1. Punya Tujuan yang Jelas

Selanjutnya, yang mutlak untuk dimiliki adalah tujuan yang jelas. Tujuan yang jelas untuk mencapai sesuatu secara tidak langsung akan memberikan motivasi, keinginan dorongan, atau tekad, yang kuat demi meraihnya. Dengan memiliki tujuan yang jelas, kita bisa menerima banyak kegagalan sebagai bentuk dari perjalanan meraih kesuksesan. Hal ini tentu saja akan memberikan dampak positif agar selalu bangkit dari kegagalan.

  1. Memaksimalkan Usaha

Setelah punya tujuan yang jelas, hal berikutnya adalah berusaha maksimal untuk mewujudkannya. Pepatah mengatakan bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil. Maka percayalah, ketika kita sudah benar-benar berusaha, berjuang mati-matian, akan ada hasil yang indah bagi kita. Namun, bagaimana jika kita sudah berusaha habis-habisan, tetapi kita tetap gagal? Nah, di sinilah letak fakta menarik yang terkadang tidak kita sadari. Jika kita sudah berusaha tapi tetap gagal, sejatinya kita telah berhasil meningkatkan kemampuan kita. Kita telah berhasil lompat ke fase berikutnya dengan pengalaman yang lebih baik sekaligus ilmu yang baru. Besok lusa, tanpa kita sadari kualitas diri kita sudah meningkat drastis.

  1. Selalu Iringi dengan Berdoa

Berikutnya adalah selalu iringi usaha kita dengan doa. Tidak akan ada usaha yang lengkap tanpa diiringi doa. Gantungkan segala harapan dan usaha kita pada Sang Pemilik Semesta. Karena Dialah yang akan menentukan hasil dari jerih payah kita. Maka jangan pernah lupa untuk selalu minta yang terbaik untuk kita.

Semoga tips-tips tersebut dapat membuat kita lebih semangat untuk bangkit dari kegagalan. Karena kegagalan selalu awal dari keberhasilan.

 

 

Leave A Reply