Dari mana sih asalnya Cinta?

Ketika membicarakan tentang cinta yang terbesit adalah sosok seorang yang istimewa seperti pasangan. Namun nyatanya Cinta bukan hanya tentang pasangan muda-mudi saja, melainkan banyak jenis cinta lainnya. Bahkan sejak pertama kali dilahirkan ke dunia, orang tua kita sudah menyambutnya dengan penuh rasa cinta. Lalu sebenarnya sejak kapan manusia mengenal cinta? Bagaimana asal-usulnya? 

Rasa cinta memang sudah menjadi fitrah makhluk hidup khususnya manusia. Bagaimana tidak, dari mulai lahir saja manusia sudah disambut dengan penuh cinta oleh orang tua dan keluarganya. Beranjak dewasa dikelilingi oleh sahabat atau pasangan. Hingga menjadi orang tuapun dicintai oleh anaknya. Dalam hal ini cinta bukan hanya sebuah ucapan saja, bahkan dalam lingkup keluarga jarang sekali mengutarakan cinta namun apa yang dilakukan merupakan wujud dari cinta kasih.

Dilansir dari Kumparan.com menuliskan bahwa seorang antropolog Helen Fisher, dalam buku Anatomy of Love menyebutkan bahwa cinta merupakan bagian dari aktivitas otak manusia. Berbagai filsuf  menyebutkan pengertian cinta yang hasilnya banyak beragam pandangan tentang cinta. Seperti halnya Plato menyebutkan bahwa hakikat cinta tidak bisa dipisahkan dari tindakan mencintai keadilan. Cinta baginya bukanlah hal yang bersifat meracuni jiwa, memabukkan dan bukan pula yang mementingkan diri sendiri. Namun merujuk dari berbagai pengeritan, Saras Dewi Dosen Filsafat Universitas Indonesia menyebutkan bahwa cinta adalah bagian yang menjadikan manusia unik.

Bentuk cinta terhadap keluarga dan orang-orang terdekat adalah cinta tanpa syarat dan tak terhingga. Cinta ini dalam psikologi disebutnya Storge, cinta yang tumbuh semenjak manusia lahir di dunia. Selain itu ada jenis cinta lainnya seperti cinta terhadap diri sendiri, cinta ini disebut Philautia. Namun perlu diketahui jenis cinta ini salah satu hal yang cukup sulit dilakukan. Kita sering mencintai orang lain tapi lupa untuk mencintai diri sendiri. Namun jika kadar cinta terhadap diri sendiri berlebihan bisa mengarah kepada sifat narsis apalagi jika terus melewati batas bisa mengarah ke sifat psikopat loh.

Sebenarnya masih banyak jenis cinta lainnya, namun akan dibahas dalam rtikel selanjutnya. Jadi yang perlu diketahui bahwa cinta sudah menjdi fitrah manusia bahkan makhluk hidup. Jika dipikir secara rasional mungkin tidak akan ada jawabannya. Bahkan seorang filsuf saja membicarakan tentang cinta membutuhkan waktu berpikir yang lama. Jadi sebagai manusia cukuplah untuk mencintai yang harus dicintai dan menjaganya selama masih ada. Karena masih banyak orang yang kurang beruntung untuk merasakan cinta yang tulus.


1 Comment

  • Hana marlina rifai

    March 25, 2020

    Cinta adalah sebuah perasaan dimana seseorang merasakan hal yang berbeda pada dirinya & merasa tersipu malu jika dilihat oleh seseorang yg kita cintai, walaupun seseorang itu merasa biasa saja.

Leave A Reply