Category: Inspirasi

Menduniakan Tulisan, Mengubah Peradaban

Pernahkah kalian berpikir bagaimana cara mengubah peradaban? Tentunya ada banyak sekali hal yang bisa dilakukan untuk mengubah peradaban yang ada kini. Akan tetapi, terkadang kita berpikir “Siapakah kita? Apakah mungkin bisa mengubah peradaban? Apa yang harus dilakukan?” Pertanyaan-pertanyaan semacam ini seringkali menjadi penyebab ragu pada diri seseorang. Oleh sebab itu di sini saya ingin membagikan sebuah wawasan tentang mengubah peradaban dengan cara yang sederhana.

Jangan Lupakan Masa Lalu, Tapi Belajarlah dari Masa Lalu

Setiap orang pasti mempunyai kisah hidup masing-masing. Entah itu kisah sedih, senang, keajaiban, perjuangan, kegagalan dan masih banyak lagi. Setiap orang tidak akan pernah bisa lepas dari kisah-kisah masa lalu. Kisah yang pernah terjadi dalam hidup adalah sebuah sejarah yang sangat berharga, yang nantinya bisa kita ceritakan kepada anak-cucu kita di kemudian hari.

Menemukan Inspirasi Dunia Literasi

Akhir-akhir ini dunia literasi seakan menjadi pusat perhatian khalayak. Masa pandemi membuat banyak orang menghabiskan waktu dengan menyelami dunia literasi. Entah sekedar membaca berita terkait pandemi, artikel-artikel inspiratif, puisi bahkan cerita-cerita seperti novel dan juga cerpen dijadikan sebagai teman harian bagi mereka-mereka untuk menghilangkan kebosanan ditengah masa karantina.

Jadikan Kegagalan sebagai Guru Terbaik

Banyak tokoh-tokoh terkenal yang memulai keberhasilan mereka dari kegagalan. Pikirkanlah, andai kata J.K Rowling menyerah setelah ditolak 12 penerbit buku, mungkin kita tidak akan pernah kenal dengan sosok Harry Potter. Andaikan Walt Disney menyerah seletah ditolak 302 editor, mungkin kita tidak akan pernah menyaksikan film-film kartun mereka. Tetapi pada kenyataannya, mereka tidak menyerah dan terus berjuang untuk bangkit.

Merawat Mental di Tengah Isu Sosial

Berbicara tentang mental, apa yang kalian pikirkan? Tentunya akan terlintas terkait kesehatan mental buka? Akhir-akhir ini sedang marak terjadinya isu sosial di tengah masyarakat. Contoh nyata seperti kasus perundungan dan insecure yang menyebabkan kesehatan mental seseorang terganggu. Ada yang memilih untuk mengatasi, ada juga yang tidak bahkan mengabaikannya. Lalu bagaimana jika seseorang mengabaikan kesehatan mental?

Lebih Kreatif di Era Digital

Perkembangan teknologi akan dibarengi dengan perubahan wajah lapangan kerja global. Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum (WEF) dalam jurnal The Future of Jobs Report (2018) menyebutkan, dampak dari perkembangan ini adalah kurang dari lima tahun lagi 54% pekerja seluruh dunia akan membutuhkan program-program pendidikan yang mengajarkan keahlian baru

Literasi sebagai Alternatif Merefleksikan Diri

Setiap insan pasti pernah merasakan jenuh atau stres yang tiba-tiba datang. Mengapa? karena rasa tersebut datang ketika manusia berada pada suatu titik yang membuatnya merasa lelah. Beberapa di antaranya adalah stres bisa karena tujuan belum mencapai target, usaha atau kerja keras belum menampaki hasil, ataupun cita-cita yang sudah diimpikan namun belum tercapai.Oleh karena itu, kalian harus mencari  cara yang tepat agar tidak terlalu lama merasakan hal tersebut.

Tidak Ada Aktivitas Bosan, yang Ada Hanya Aktivitas Penambah Iman

Tahun 2017 sebuah artikel berjudul this country has the laziest people in planet terbitan the new york post menulis, orang Indonesia sebagai masyarakat termalas di dunia. Dengan catatan bahwa orang Indonesia hanya berjalan 3.513 langkah, atau 2400 meter per hari cukup membuktikan fakta tersebut. Ini disebabkan oleh kesenjangan aktivitas dan smartphone yang  menjadi teman hidup serta malasnya mobilisasi kegiatan dengan jalan kaki.

Ambil Hikmahnya! Ramadan Berkah, Pahala Berlimpah

Bulan Ramadan… Jika mendengar kata tersebut pasti terbersit di sanubari teman-teman yaitu puasa dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari, sahur di tengah kantuk dan terkadang mendekati imsak, serta salat tarawih yang terkadang membuat ngantuk karena imam yang terlalu lama membaca. Tetapi, perlu kita ketahui bahwa puasa bukan hanya mencakup tiga hal itu saja